Tampilkan postingan dengan label IATF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IATF. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2018

Cara Menetapkan Program Supplier Development Dalam IATF16949:2016


Supplier merupakan salah satu pihak berkepentingan untuk mendukung jalannya bisnis perusahaan. Didalam persyaratan IATF 16949:2016 meminta perusahaan harus melakukan supplier development untuk memastikan dan membantu supplier untuk meningkatkan kinerja sistem manajemen mutu mereka.
Bagaimana menentukan program Supplier Development ?
Penetapan program supplier development dilakukan berdasarkan beberapa inputan, yaitu :
Ø  Hasil Supplier Monitoring (IATF 8.4.2.4)
o   Apabila dari hasil evaluasi supplier ditemukan supplier yang memiliki nilai performance dibawah std perusahaan
Ø  Temuan Audit Supplier Sebelumnya (IATF 8.4.2.4.1)
o   Apabila dari hasil audit terhadap supplier sebelumnya ditemukan ketidaksesuaian.
Ø  Supplier quality management system development (IATF 8.4.2.3)
o   Apabila supplier belum  :
§  Tersertifikasi ISO 9001 oleh pihak ke-3
§Dilakukan evaluasi pemenuhan terhadap SQAM perusahaan
§  Tersertifikasi IATF oleh pihak ke-3
Ø  Berdasarkan Risk Analysis yang dilakukan (IATF 8.4.2.1)
o   Apabila dari hasil Analisa yang dilakukan oleh manajemen dan team, menganggap bahwa supplier memiliki resiko besar yang mempengaruhi operasional perusahaan. à seperti : Supplier Tunggal, Supplier yang memasok  > 50% kebutuhan material perusahaan, dll.


Cara Menetapkan Program Supplier Development Dalam IATF16949:2016



Pelaksanaan Supplier Development bisa meliputi :
Ø  Memberikan pelatihan kepada supplier untuk meningkatkan skill mereka agar menambah pengetahuan, mempertajam Analisa dan membantu penanganan problem solving.
Ø  Melakukan audit ke Supplier untuk membantu melihat konsistensi dan keefektifan sistem manajemen mereka.
Ø  dll

SEMOGA DAPAT MEMBANTU
AGUS WAHYUDI